ANUGERAH HAKIKI

Manusia dalam kehidupan di dunia ini, pasti menginginkan kebahagian baik dunia maupun akhirat. Dan tentunya untuk mendapatkankannya perlu perjuangan dan pengorbanan. Dan tentunya juga ilmu  sebagai alat untuk meraih kebahagiaan itu semuanya.  Dalam tasawuf ada dua anugerah hakiki yang dikehendaki Allah kepada hambaNya yaitu :

  1. Lahiriyah mentaati perintah Allah.
  2. Batiniyah pasrah terhadap ketentuan Allah.

Jika kedua hal ini terdapat pada diri seseorang maka Allah telah memberi sebesar-besarnya Anugerah.

Namun dalam kenyataanya banyak manusia yang lupa itu semua, kebanyakan manusia lupa karena terlalu disibukkan dengan duniawi. mengejar kebutuhan duniawi sehingga melupakan tugas kehambaannya. Bukankah telah di jelaskan dalam kitab suci Al-Qur’an : ” Tidakkah aku ciptakan jin dan manusia kecuali hanya untuk beribadah kepadaku “. namun mengapa manusia seakan-akan lupa tentang tugas utamanya itu. sehingga kebanyakan  manusia menjadi budak dunia. menjadikan dunia segalanya. Bukankah dalam dunia tasawuf dunia itu nilainya tak lebih berat dari sisi sayap lalat. atau dunia ibarat tulang……. dan masih banyak lagi tentang kehinaan dunia ini.

Namun kita tidak boleh mencela dunia begitu saja, sebab kita ini hidup didunia perlu makan, minum, pakaian, dan semuanya itu juga harus kita dapatkan dengan mengejar dunia. Ya….boleh saja, Kita mengejar dunia..boleh..boleh. Tapi yang ngak boleh kita jangan terlalu kedonyan (kata orang jawa). Dunia dijadikan ukuran segalanya…jangan..kita masih punya akhirat…dan itu adalah tempat kembali nantinya. Mari kita ingat akan kedudukan kita di hadapan Allah, dan mari kita menghambakan diri agar kita menjadi insan kamil dan sebagai kholifatullah dimuka bumi ini.

Tulisan ini adalah renungan seorang musafir yang merindukan tuk kembali kerumah abadinya. Semoga si musafir ini sadar akan tugasnya dimuka bumi ini. Si musafir juga mengajak kepada saudara-saudaranya untuk merenung sejenak , meluangkan waktu sejenak tuk memikirkan akhirat…di balik kesibukkan duniawi yang tak ada hentinya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: